Jujurlah lo semua sama gue, lo lebih suka true story atau karangan biasa?
Maafkan aku untuk pencinta imajinasi liar, kamu harus berhenti baca disini.
Cerita ini pure 100% otentik.
Dan FYI, ini bukan Niko.
Ya, punah sudah pencipta blog ini hahaha..
Maafkan aku untuk pencinta imajinasi liar, kamu harus berhenti baca disini.
Cerita ini pure 100% otentik.
Dan FYI, ini bukan Niko.
Ya, punah sudah pencipta blog ini hahaha..
HAHAHAHAHAHAH!!!!
HAHAHAHAHAHAH!!!!
HAHAHAHAHAHAH!!!!
I HACK THIS SHIT. HERE WE GOOOO!!!
Hey, nama gue Ricko. Lo semua udah ngeliat bagaimana karakter gue yang diciptain Niko di blog sebelumnya. It's totally awful. Tapi kalo gak awful, cerita bakal flat parah. Ohiya gue baru inget, gue hack blog ini karena gue mau cerita sesuatu yang mungkin gak akan pernah hilang.
Gue ciptain beberapa kata yang tersusun rapi menjadi kalimat dan berkumpul menjadi satu dan menghasilkan sebuah memo. Gue kira memo ini gak akan pernah sampai kepada orang yang gue tuju. I mean.... mungkin gue terlalu naif... and that's un-okay. Gue juga sebenernya gapengen punya rahasia tertentu yang buat gue jadi gatenang. Well, akan gue beberkan, memo yang gue tulis ini.
GOD.... HELP MEHHH.... I'M ASHAMED.....
Dear, Saniy.
Mmm.. Saniy... aku pikir aku akan berterima kasih sama Saniy untuk apa yang Saniy perbuat buat aku selama ini. It's truly memorable. Dan aku juga mau minta maaf... untuk segala keegoisan aku yang aku perbuat dan Saniy masih bisa sabar banget buat ngadapinnya.
Oh iya, Saniy masih inget gak.... waktu itu siang-siang terus tiba-tiba ada yang nyodorin mawar gitu aja... ehehehe... dan dia bilang.."Saniy, mau gak jadi pacar gue?" Itu aku masih inget banget... dan Saniy ragu-ragu gitu mukanya... mungkin waktu itu kamu tau kalo kabarnya aku suka sama yang lain yah... dan kamu mungkin kaya..."gimana dengan si dia yang kamu suka?" Well, itu semua hanya kebohongan.. aku harus cari bentuk pembicaraan ke Saniy agar kita gak putus komunikasi...
Dan... akhirnya Saniy nerima aku besoknya. Eheee.... It's like I'm the luckiest one! Dan itu membuatku bisa lihat Saniy lebih dekat lagi. Aku inget, kita yang cuman ke McD cuman beli es krim dan... duduk ngemper diluar lagi.... ehehehe... lalu Saniy cerita tentang semua khayalan Saniy selama ini dan... aku ngeresponnya juga dengan khayalan liar juga...
Aku inget, Saniy yang repot-repot dateng kerumah pas aku sakit... Eheheee.. One of the most thing that I've missed for too long... dan sempet juga kan kita nyasar-nyasar nyusurin Jakarta yang terlampau luas ini... candaan-candaan Saniy juga masih begitu aku hafal sampai sekarang...
Kamu juga sabar banget nungguin aku ibadah tiap minggunya.... Walau tidak sepaham, tapi aku sangat mengehargai hubungan yang seperti ini...
Dan tau-tau kita pengen ke Ancol dan.... langsung berangkat!!! nonton... makan-makan... nonton... makan-makan... nonton... makan-makan... keliatan biasa aja sih.. but worth it. I'm happy.... really happy... really missed it.
Selama setahun itu aku sudah bahagia banget. Tapi setelah setaun ini, mungkin sesuatu memiliki akhirnya masing-masing... tapi bukan itu maksudku...
"Saniy, kita untuk sementara have a break dulu ya untuk memikirkan ini lebih jauh lagi. Kita liat dulu hubungan kita akan seperti apa, sekalian juga kan persiapan UN." :)
Kata-kata ini masih aku simpan sebagai screenshot... hanya untuk pengingat bahwa kita tak lagi "kita". Aku juga ingat untuk mengajakmu mengikuti kepercayaanku untuk melanjutkan hubungan ini.... aku pikir aku terlalu bodoh.... dan alhasil kamu menolaknya...
Mungkin memang bedanya kepercayaan yang membuat kita seperti ini... namun aku juga gak mau apa yang aku percayai itu dijadikan kambing hitam... dan aku yakin Saniy juga setuju.
Alasan lainnya... karena aku ingin menjadi perwira TNI, salah satu cita-citaku waktu kecil... ehehehe... aku berpikir bahwa menjadi pacar seorang taruna adalah hal yang paling membosankan... menunggu kepulangan taruna ini adalah hal yang hampir mustahil setiap waktunya... aku hanya gak ingin Saniy terbebani untuk beberapa tahun..
Walaupun aku sempat berpikir loh, bila aku lulus pendidikan nanti... mungkin aku bisa menjalin lagi.. Namun sepertinya itu adalah khayalan tingkat atas. Maafin aku ya Saniy, yang lebih mementingkan keegoisanku..
Aku masih tetap stalk-stalk... Entah aku senang atau sedih.. Tapi sepertinya kau sudah mendapatkan yang lebih layak. Dia terlihat menyenangkan, baik pula. Namun aku tidak tau pasti siapa dia... mungkin karena kita sudah hampir setengah bulan tidak bercakap. Tapi seengaknya kita berteman, iya kan?
Dia terlihat sangat bisa mengerti dirimu, banyak foto-fotomu dengannya yang gak sengaja aku liat... ehehehe.. bisa dibilang aku cemburu.. namu aku bahagia bisa melihatmu bahagia juga...
Sepertinya pengganti diriku sudah muncul... dia layak untukmu, Saniy. Aku akan berusaha untuk tidak macam-macam... berusaha menjauh walau hanya sedikit-sedikit..
Tapi dari sini, aku punya kesempatan untuk menggapai cita-citaku selama ini.. aku punya banyak waktu luang untuk mencapainya. Ya... mungkin ini juga salah satu cara untuk ngelupain Saniy, walau sepertinya akan membutuhkan banyak waktu.
Aku tidak bisa berkata apa lagi.. semua sudah terjadi... sesali saja apa yang mesti disesali..
Aku berharap kebahagiaan selalu menyertai kita berdua, walau dengan caranya masing-masing..
Senang bisa melihat Saniy bahagia :)
Semoga... bila Tuhan berkehendak, aku bisa bertemu Saniy lagi walaupun itu berarti hanya untuk terakhir kali. Hanya bertemu... tak ada maksud lain... normal layaknya teman. Dan semoga juga, dipertemuan nanti yang masih aku dambakan ini, aku sudah memakai atribut lengkap seorang Letda..
Aku tidak bisa berkata apa lagi.. semua sudah terjadi... sesali saja apa yang mesti disesali..
Aku berharap kebahagiaan selalu menyertai kita berdua, walau dengan caranya masing-masing..
Senang bisa melihat Saniy bahagia :)
Semoga... bila Tuhan berkehendak, aku bisa bertemu Saniy lagi walaupun itu berarti hanya untuk terakhir kali. Hanya bertemu... tak ada maksud lain... normal layaknya teman. Dan semoga juga, dipertemuan nanti yang masih aku dambakan ini, aku sudah memakai atribut lengkap seorang Letda..
Amen.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar